DPW LAN SUMBAR | Ribuan masyarakat memadati halaman Kantor Gubernur Sumatera Barat, Kamis (23/7/2026), dalam kegiatan LAN Sumbar Baralek Gadang yang digelar Lembaga Anti Narkotika (LAN) Provinsi Sumatera Barat untuk memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026. Kegiatan ini menjadi simbol kuat kebangkitan gerakan bersama melawan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika demi menyelamatkan generasi muda Ranah Minang.
Acara dihadiri Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, unsur Forkopimda, instansi vertikal, TNI, Polri, Satpol PP, tokoh adat, tokoh agama, Bundo Kanduang, organisasi kemasyarakatan, pemuda, mahasiswa, pelajar, serta masyarakat dari berbagai daerah. Kehadiran lintas elemen tersebut menegaskan bahwa perang terhadap narkotika merupakan tanggung jawab bersama seluruh komponen bangsa.
Puncak kegiatan ditandai dengan pelepasan Long March dan parade kendaraan oleh Gubernur Mahyeldi. Sekitar 800 peserta mengikuti aksi kampanye tersebut dengan membawa spanduk, baliho, dan berbagai atribut anti narkotika sebagai bentuk ajakan kepada masyarakat untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
Sepanjang rute kegiatan, semangat peserta terus membara melalui yel-yel dan seruan perang melawan narkotika. Antusiasme masyarakat menunjukkan tingginya kepedulian terhadap ancaman narkotika yang dinilai dapat merusak masa depan generasi muda serta mengganggu ketahanan sosial masyarakat.
Dalam sambutannya, Gubernur Mahyeldi menegaskan bahwa narkotika merupakan ancaman serius yang harus dihadapi secara bersama-sama. Menurutnya, keberhasilan pemberantasan narkotika tidak cukup hanya mengandalkan aparat penegak hukum, tetapi membutuhkan peran aktif keluarga, sekolah, tokoh agama, tokoh adat, organisasi masyarakat, hingga pemerintah nagari.
Sekretaris LAN Provinsi Sumatera Barat, Afrialdi Masbiran, SH., M.Hum, menegaskan bahwa LAN akan terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Gerakan tersebut akan terus diperluas agar mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Afrialdi menjelaskan, LAN Sumbar telah menjalankan berbagai program edukatif seperti LAN Go to School, LAN Go to Campus, dan LAN Go to Nagari. Program tersebut bertujuan membangun kesadaran pelajar, mahasiswa, serta masyarakat adat agar memiliki ketahanan terhadap ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
Sementara itu, Ketua LAN Provinsi Sumatera Barat, Firman Sikumbang, menegaskan bahwa LAN Sumbar Baralek Gadang bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan deklarasi moral untuk memperkuat persatuan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga Ranah Minang dari bahaya narkotika. Menurutnya, kolaborasi pemerintah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, dunia pendidikan, dan organisasi sosial menjadi kunci keberhasilan perang melawan narkotika.
Firman juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Forkopimda, TNI, Polri, Satpol PP, organisasi kemasyarakatan, Bundo Kanduang, para relawan, dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai semangat gotong royong membuktikan bahwa keterbatasan anggaran tidak menjadi penghalang untuk menghadirkan gerakan besar demi kepentingan masyarakat.
Melalui momentum HANI 2026, LAN Sumbar mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat gerakan P4GN hingga ke tingkat nagari. Komitmen bersama tersebut diharapkan mampu menciptakan Sumatera Barat yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, sekaligus menjaga Generasi Emas Indonesia dan marwah Ranah Minang dari ancaman narkoba.
TIM

Posting Komentar